Waspada! Lampung Berpotensi Terkena Banjir Rob dan Gelombang Tinggi Selama 7 Hari

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandarlampung

1 Juni 2023 12:34 WIB
Breaking News | Rilis ID
Data informasi potensi gelombang tinggi dan banjir rob di BMKG. Foto : bmkg.go.id
Rilis ID
Data informasi potensi gelombang tinggi dan banjir rob di BMKG. Foto : bmkg.go.id

RILISID, Bandarlampung — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob di 29 wilayah perairan Indonesia. Banjir rob ini diprediksi terjadi mulai 1 Juni hingga 14 Juni mendatang.

Dari total 29 wilayah perairan, Lampung menjadi salah satu yang berpotensi terdampak. Yaitu di pesisir Bandar Lampung dan sekitarnya pada tanggal 4 hingga 8 Juni 2023.

Selain banjir rob, BMKG juga merilis potensi gelombang tinggi yang akan terjadi selama seminggu (1-7 Juni 2023). Total ada 39 wilayah yang kemungkinan terdampak gelombang setinggi 1,25 – 2,5 meter, salah satunya perairan Lampung yang berada di wilayah pantai barat Sumatera.

Kepala Pusat Meteorologi Maritim Eko Prasetyo mengatakan adanya fenomena fase Bulan Purnama (Full Moon) pada tanggal 3 Juni 2023 bersamaan dengan Perigee (Jarak terdekat bulan ke bumi) pada tanggal 6 Juni 2023 berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum.

“Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir berpotensi terjadi di beberapa wilayah. Di antaranya di Pesisir Aceh, Pesisir Sumatera Utara, Pesisir Sumatera Barat, Pesisir Lampung, Pesisir Kepulauan Riau, Pesisir Bangka Belitung, Pesisir Banten,” jelas Eko dalam keterangan resminya, Kamis (1/6/2023).

Kemudian di Pesisir utara DKI Jakarta, Pesisir Jawa Barat, Pesisir Jawa Tengah, Pesisir Jawa Timur, Pesisir Bali, Pesisir NTB, Pesisir NTT, Pesisir Kalimantan Barat, Pesisir Kalimantan Tengah, Pesisir Sulawesi Utara, Pesisir Maluku, Pesisir Maluku Utara, Pesisir Papua Selatan.

Eko pun mengatakan potensi banjir ini berbeda waktu di tiap wilayah, yang berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir. Seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.

“Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari Pasang Maksimum Air Laut serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG,” imbau Eko.

Terkait potensi gelombang tinggi, BMKG menjelaskan informasi ini berlaku hingga 7 hari kedepan dan akan dilengkapi dengan potensi hujan lebat disertai petir.

“Prakiraan gelombang satu minggu ke depan mencakup per hari. Khusus untuk prakiraan hari pertama hingga hari ketiga ditambahkan prakiraan potensi hujan lebat disertai kilat dan petir di wilayah perairan Indonesia,” tambah keterangan BMKG.

Menampilkan halaman 1 dari 6
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

banjir rob

BMKG

gelombang tinggi

perairan Lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya